Sejarah Termometer Dan Penemu Nya

Sejarah Termometer Dan Penemu Nya 

Sejarah Termometer Dan Penemu Nya - Pada awal penemuannya, alat ini terdiri dari pipa kapiler yang menggunakan material yang berupa kaca dengan kandungan kandungan merkuri di ujung bawah. Untuk tujuan pengukuran, pipa ini dibuat sedemikian rupa sehingga hampa udara. Saat Temperatur meningkat, Merkuri akan mengembang naik ke arah atas pipa dan memberikan petunjuk tentang suhu di sekitar alat ukur sesuai dengan skala yang telah di tentukan. Skala suhu yang paling banyak di gunakan di seluruh dunia sampai saat ini adalah Skala Celcius dengan nilai 0 untuk titik beku dan poin 100 untuk titik didih.
 
Termometer Merkuri pertama kali dibuat oleh Daniel G.Fahrenheit. Peralatan sensor panas ini menggunakan bahan merkuri dan pipa kaca dengan skala celcius dan fahrenheit untuk mengukur suhu.

Nah, berikut ini adalah beberapa sejarah penemuan skala-skala termometer :

1. Skala Celcius

Anders Celcius 

Masa kecil Anders Celcius tidak banyak di ketahui, dia lahir di uppsala, swedia, pada 27 november 1701. Dibesarkan dalam keluarga ilmuan, dia telah menunjukkan bakat menonjol dalam bidang matematika sejak usia belia. Ayahnya adalah seorang Profesor bernama nils Celcius. Sementara kakeknya adalah seorang professor astronomi yang bernama Magnus Celcius.

Pada 1733, Celcius menerbitkan ratusan hasil observasi di Nurenberg, Jerman, termasuk hasil ovservasi aurora borealis, pengukuran geografis peta umum swedia, dan penelitian lain dibidang astronomi dan meteorologi. Dia kembali ke Uppsala pada tahun 1763 setelah mengikuti perjalanan bersama astronomi lain ke Tornes, Swedia. Tujuan perjalanan tersebut adalah mengukur besar derajat meridian atau bujur mendekati daerah kutub.

Hasil penelitian ini di bandingkan dengan penelitian serupa di Peru yang letaknya dekat dengan garis ekuator. Perjalanan tersebut membuktikan teori Newton bahwa bentuk Bumi adalah elips dan rata pada kutubnya.

Celcius juga merupakan salah satu orang yang mula-mula menyatakan bahwa daratan di negara-negara kawasan nordik secara berlahan naik di atas permukaan air laut, sebuah proses yang telah berlangsung sejak mencairnya es dari zaman es. Untuk keperluan observasi meteorologisnya, dia menciptakan sebuah termometer dengan skala yang memiliki titik beku 0 derajat dan titik didih 100 derajat.

2. Skala Kelvin

Lord Kelvin 

Lord Kelvin adalah seorang fisikawan dan matematikawan Britania (1824-1907). Lahir dengan nama William Thomson di Belfast. Kelvin adalah orang pertama yang mengusulkan skala mutlak dari suhu. Studinya terhadap teori Carnot (teori tentang mesin ideal dengan efisiensi mendekati 100%) menuntunnya ke ide bahwa kalor tidak pernah berpindah secara spontan dari benda bersuhu rendah ke benda bersuhu tinggi, teori ini dikenal dengan hukum kedua termodinamika.

Pada skala kelvin, tidak ada skala negatif karena titik beku air di tetapkan sebesar 273 K dan titik didih air ditetapkan sebesar 373 K. Hal ini berartu suhu 0 K sama dengan -273 Derajat Celcius. Suhu ini di kenal sebagai suhu nol mutlak. Para ilmuan yakin bahwa pada suhu nol mutlak, molekul-molekul diam dan tidak bergerak. Dengan alasan inilah skala Kelvin sering di gunakan untuk keperluan ilmiah. Skala Kelvin merupakan satuan internasional untuk temperatur.

3. Skala Fahrenheit

Daniel Gabriel Fahrenheit 

Daniel Gabriel Fahrenheit lahir di Danzig, Polandia. Dia yang menemukan Skema Fahrenheit tahun 1724. Pada tahun 1720, setelah melakukan berbagai penelitian. Dia menemukan bahwa sisa air raksa dalam pembuatan alat pengukuran suhu akan menjamin keakuratan. Derajat suhu yang digunakan dalam termometer tersebut kemudian diberi nama "Fahrenheit", sesuai nama penemunya. Fahrenheit meninggal dunia pada tahun 1736.

Fahrenheit ingin menghindari suhu negatif yang mana skala Ole Ramer (Skala termometer warga Polandia) sering menunjukkan temperatur negatif dalam penggunaan sehari hari. Fahrenheit, memutuskan bahwa suhu tubuhnya adalah 100 Derajat F. Suhu tubuh normal adalah mendekati 98,6 Derajat F, berati Fahrenheit saat itu sedang demam ketika eksperimen atau termometernya tidak akurat.

7,5 derajat dan mengalikan setiap nilai dengan 4 untuk mengeliminsai pacahan serta meningkatkan granularity dari skala tersebut (menghasilkan 30 dan 240 derajat).

4. Termometer Galileo

Galileo Galilei 

Galileo Galilei dilahirkan di Pisa, Toscana pada tanggal 15 Februari 1564 sebagai anak pertama dari Vincenzo Galilei, seorang matematikawan dan musisi asal Florence, dan Giulia Ammannati. Ia sudah dididik sejak masa kecil. Kemudian, ia belajar di Universitas Pisa namun terhenti karena masalah keuangan. Untungnya, ia ditawari jabatan di sana pada tahun 1589 untuk mengajar matematika. Setelah itu, ia pindah ke Universitas Padua untuk mengajar Geometri, mekanika dan astronomi sampai tahun 1610. Pada masa masa itu ia sudah mendalami sains dan membuat berbagai penemuan.

Galileo Galilei meninggal di Arcetri, Toscana pada 8 januari 1642 pada umur 72 tahun, sumbangannya dalam keilmuan antara lain adalah penyempurnaan teleskop, berbagai pengamatan astronomi, dan hukum gerak pertama dan kedua (dinamika). Selain itu, Galileo juga dikenal sebagai pendukung Copernicus mengenai peredaran bumi mengelilingi matahari.

NYAMUKKURUS

0 Response to "Sejarah Termometer Dan Penemu Nya"

Post a Comment